Kepala MTsN 4 Lakukan Supervisi Guru Mata Pelajaran

Kankemenag Aceh Barat Daya 19-11-2018 10:19

Blangpidie (Inmas)---Menindak lanjuti Peraturan Menteri Agama Nomor 58 Tahun 2017 tentang Kepala Madrasah yang terdapat pada Pasal 3 menyatakan bahwa kepala madrasah baik yang berstatus PNS maupun Non PNS dapat melakukan tugas supervisi kepada guru dan tenaga kependidikan.

Kepala MTsN 4 Aceh Barat Daya melakukan supervisi secara berjadwal terhadap semua guru mata pelajaran yang berjumlah 18 guru PNS dimulai sejak tanggal 08 Oktober dan berakhir tanggal 17 November 2018. Sebelum dilaksanakan supervisi terlebih dahulu diadakan sosialisasi kepada seluruh dewan guru yang akan disupervisi yang bertujuan agar para guru bisa mempersiapkan semua kebutuhan yang akan digunakan. Supervisi tersebut selain sebagai bagian tugas kepala Madrasah juga sebagai evaluasi guru terhadap proses pembelajaran yang dilaksanakan selama ini. 

Salah seorang guru mata pelajaran Fisika yang disupervisi Ibu Isdar Mardhiati, S.Pd saat mengajar kelas IX b dan guru Bahasa Arab Ibu Afiah, S. Ag  di kelas VII c. Isdar Mardhiati mengatakan bahwa ia telah menyiapkan diri agar tampil baik dalam supervisi tersebut, agar pembelajaran manarik saya telah menyiapkan media pengajaran berupa infokus, dan power point dan alat peraga berupa rangkai listrik seri dan paralel yang terbuat dari bahan bekas yang menarik agar anak-anak dapat fokus terhadap dan memahami pelajaran dan disampaikan. Alhamdulillah supervsi berjalan dengan baik dan lancar, ungkap buk ishdar. Dan Ibu Afiah juga mengungkap agar tampil baik dalam supervisi tersebut, ia telah mengadakan persiapan, mulai administrasi dan media-media yang akan digunakan, sehingga tampil baik dan tidak grogi. Alhamdalullah berjalan baik dan lancar, tegas Afiah.

Kepala MTs Negeri 4 Abdya Adihar, S. PdI, MA  menyatakan bahwa seorang kepala adalah supervisor. Berdasarkan Permendiknas nomor 13 tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah, seorang kepala madrasah dituntut untuk mengembangkan dimensi kompetensi. Salah satu dari dimensi kompetensi yang harus dikembangkan adalah dimensi kompetensi supervisi, dengan tuntutan kompentensi : 1) merencanakan program supervisi akademik dalam rangka peningkatan profesionalisme guru, 2) melaksanakan supervisi akademik terhadap guru dengan menggunakan pendekatan dan teknik supervisi yang tepat, 3) menindaklanjuti hasil supervisi akademik terhadap guru dalam rangka peningkatan profesionalisme guru.

 “Kepala sekolah harus melaksanakan supervisi akademik terhadap guru dengan menggunakan pendekatan dan teknik supervisi yang tepat dan menindaklanjuti hasil supervisi akademik terhadap guru dalam rangka peningkatan profesionalisme guru,” demikian penjelasan Adihar 

Kategori Kantor Kemenag Kabupaten/Kota
CONNECT & FOLLOW