Penyelenggara Syariah Proha Road To School di MIN 28 Aceh Utara

Kankemenag Aceh Utara 09-08-2017 16:15

Lhoksukon (Masnoer)---Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Aceh Utara melalui Penyelengara Syariah melaksanakan sosialisasi Produk Halal (Proha) Road to School, bagi Murid Madrasah di MIN Petoe (MIN 28 Aceh Utara), Rabu (09/08).

Acara yang berlangsung di Aula MIN tersebut menghadirkan 4 pemateri dari Dinas Kesehatan dan Kankemenag Aceh Utara, dari Kankemenag Salamina, MA (Kepala Kantor), Yusri, S.Ag, MAP (Penyelenggara Syariah) 2 lagi dari Dinas Kesehatan Farlita, SKM dan Zulkarnaini, AMKL.

Dalam sambutannya Kepala Kankemenag  Kab. Aceh Utara, Salamina, MA menjelaskan tentang pentingnya Proha Road to School

“Islam mengatur kita cara makan dan cara mendapatkannya. Karena sama-sama kita ketahui selama ini banyak sekali makanan makanan yang mengandung pengawet, mengandung zat pewarna tekstil, zat kimia, dan sebagainya, oleh karena itu kita menghimbau kepada Anak-anak supaya berhati- hati memilih makanan itu sendiri, " tuturnya

Lebih lanjut ia menceritakan, jaman dahulu waktu kami sekolah banyak makanan yang tidak mengandung pengawet contoh pisang rebus dan ubi rebus, pisang rebus telah membuktikan bisa mengatikan makanan pokok waktu perang Dunia ke II, ceritanya.

Terakhir dia berpesan kepada anak-anak terus belajar menggapai cita-cita di tangan kalian masa depan bangsa nantinya. "Melihat anak-anak ini saya mengantung harapan Agar aceh kedepan bisa maju, tanah ini warisan leluhur kita yang patut kita jaga bersama sama, " pesan Kakankemenag.

Penyelenggara Syariah  Kemenag Kab. Aceh Utara Yusri, S.Ag. M AP dalam laporanya menyampaikan “Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan himbuan terutama bagi anak-anak sekolah agar mereka lebih berhati-hati dan lebih teliti untuk mengkonsumsi makanan yang mereka beli di kedai atau di warung," ungkapnya

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan kepada semua pihak agar dapat bekerja sama untuk dapat mengawasi, sehingga tidak terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan, seperti rentannya terserang penyakit sehingga terganggunya proses pembelajaran bagi anak, tutupnya.[SY]

Kategori Informasi dan Humas