
Sebanyak 750 Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) memadati Masjid Agung Baitul Ghafur, dalam kegiatan zikir dan doa bersama untuk negeri. Sabtu, 03 Januari 2025.
Kegiatan ini diperuntukkan kepada para korban bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Kegiatan ini menjadi ruang spiritual bagi keluarga besar Kemenag Abdya untuk menundukkan hati, menautkan empati, sekaligus menguatkan ikhtiar batin di tengah duka saudara-saudara sebangsa yang tertimpa musibah.
Dalam sambutannya, Kepala Kankemenag Abdya H Marwan Z SAg MM mengajak seluruh ASN menjadikan momentum Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama sebagai jalan memperbanyak amal dan memperdalam rasa memiliki terhadap institusi.
“Di usia 80 tahun Kemenag ini, mari sama-sama kita mencintai diri kita, mencintai kerja-kerja pengabdian kita, dan mencintai lembaga Kementerian Agama yang telah membesarkan kita,” ujarnya.
Ia menegaskan, Kemenag tidak akan besar dengan sendirinya tanpa kesadaran kolektif seluruh insan di dalamnya. “Kalau bukan kita yang menjadi bagian untuk membesarkan Kemenag ini, lalu siapa lagi?” tegas Marwan.
Zikir dan doa bersama ini juga menjadi wujud rasa syukur sekaligus empati mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara di berbagai daerah.
“Mari kita hadir di rumah Allah ini, membersihkan hati dan menyucikan diri, bermunajat kepada-Nya. Semoga saudara-saudara kita yang sedang diuji diberikan kesabaran, kekuatan, dan senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT,” tuturnya.
Lebih lanjut disampaikan, sebagai rangkaian amal bakti Kemenag tahun ini, Kemenag Abdya juga akan mengirimkan relawan yang akan bergabung bersama koordinator wilayah untuk membantu para korban bencana. Relawan tersebut dijadwalkan berangkat menuju Aceh Tengah pada Senin mendatang.
“Ini bukan hanya tentang doa, tetapi juga tentang hadir dan bergerak bersama. Zikir hari ini, aksi kemanusiaan esok hari,” tutupnya. []