Sigli (Zarkasyi/Inmas)---Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh melalui Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD PONTREN) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK) dan Pekan Olah Raga dan Seni Antar Madrasah Diniyah (PORSADIN), Kamis (13/7) bertempat di aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pidie.
Rakor ini dimaksudkan untuk menyamakan persepsi tentang petunjuk teknis MQK dan PORSADIN, serta mencari waktu yang tepat untuk pelaksanaan seleksi MQK dan PORSADIN tingkat Provinsi Aceh.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kankemenag Kabupaten Pidie, M. Djakfar M. Nur.
Dalam sambutannya M. Djakfar mengapresiasi atas dipilihnya Kemenag Pidie sebagai lokasi pelaksanaan rakor MQK dan PORSADIN, “Selamat datang saudara-saudara kami, kami sangat senang tempat ini dipilih menjadi lokasi pelaksanaan rakor MQK dan PORSADIN," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang PD PONTREN, Drs. H. Djulaidi Kasim, M.Ag memaparkan kesiapan untuk pelaksanaan seleksi pada tingkat Provinsi Aceh, serta informasi jadwal pelaksanaan kedua even tersebut pada tingkat nasional.
Rakor ini menyepakati bahwa pelaksanaan seleksi MQK pada tingkat Provinsi akan dilaksanakan pada tanggal 18 s.d 20 September 2017 di Banda Aceh, untuk PORSADIN akan dibagi enam rayon, hasil seleksi masing-masing rayon akan dikompetisikan kembali untuk memilih santri Madrasah Diniyah terbaik yang akan mewakili Aceh pada kegiatan PORSADIN Nasional.
Sebagaimana dijadwalkan, MQK tingkat Nasional akan dilaksanakan di Jepara, Jawa Tengah pada November mendatang, sedangkan PORSADIN akan dilaksanakan di Surabaya.
Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Seksi PD PONTREN/PAKIS/PENDIS dari 23 Kantor Kemenag Kabupaten/Kota dalam Provinsi Aceh dan mengangkat tema "Duek pakat menuju prestasi."[]