Banda Aceh (Inmas)---Dua guru madrasah dan 1 laboran atas nama Nurchaili, SPd M Kom (Guru MAN 4 Aceh Besar), Mariani, M.Pd (Kepala MAN 1 Aceh Tengah) dan Nurmahni Harahap (laboran MTsN 1 Banda Aceh) mendapat kesempatan menimba ilmu ke Korea Selatan.
Ketiganya bersama 21 Guru Tenaga Kependidikan (GTK) madrasah lainnya se Indonesia belajar di Seoul National University of Education (SNUE), sejak 28 April hingga 5 Mei 2019.
Mereka sangat bersyukur kesempatan tersebut, dimana hari pertama, Senin (29/4) mereka bertemu dan mendapatkan materi Profesor Jong di National Seoul University, mereka berharap dapat membawa dampak positif bagi pendidikan setelah mengikuti Shourt Course itu.
"Madrasah perlu menerapkan implementasi STEAM (Saint Teknologi Enginering Art dan Mathematic) dalam pembelajaran. Siswa perlu dipersiapkan untuk menghadapi Revolusi Industri 4.0 dengan strategi peningkatan kreativitas dan inovasi," ujar Nurchaili didampingi Mariani dan Nurmahni di Kampus SNUE.
Menurutnya, Korsel sangat maju dalam bidang pendidikan, saint dan teknologi melalui implementasi STEAM ini di sekolah. "Sekilas tampak rumit namun implementasinya dapat diterapkan di setiap pembelajaran," ujarnya.
Hari pertama disana mereka juga berkunjug ke Dinas Pendidikan Kota Seoul dan dan berdiskusi dengan kadisnya.
Bagi kami mempelajari strategi dan kebijakan pendidikan Korsel yang saat ini menempati peringkat 3 besar dunia, sungguh sangat berkesan dan banyak ilmu yang dapat kami serap, jelas mereka.
"Disisi lain, berbagai kebijakan yang kami analisis dapat menjadi studi komparasi bagi pengelola lembaga pendidikan di Indonesia. Pada intinya, siswa harus dipeesiapkan menjadi manusia yang kreatif dan inovatif serta berkarakter melalui pengkondisian situasi pembelajaran efektif, kerjasama dengan berbagai pihak untuk membangun pendidikan lebih baik di Aceh dan Indonesia.
Mereka juga mengunjungi Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Korsel.
Kegiatan tersebut diadakan oleh Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah, Kementerian Agama RI ini merupakan bentuk penghargaan dan afirmasi bagi GTK madrasah berprestasi dalam rangka menigkatkan wawasan kolaboratif, pengetahuan, dan keterampilan GTK madrasah.[]









