Upacara HAB Kementerian Agama ke 74 di Aceh

Aceh Kemenag TV 07-01-2020 12:33
Upacara puncak peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-74 Kementerian Agama di Aceh berlangsung khidmat. Upacara HAB ke-74 tahun ini berlangsung di halaman Kanwil Kemenag Aceh, Kamis 3 Januari 2020. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Keistimewaan Sekretaris Daerah Aceh, Muhammad Jafar bertindak sebagai inspektur upacara. Upacara ini diikuti ribuan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kanwil Kemenag Aceh, Balai Diklat Keagamaan Aceh, Kankemenag Kota Banda Aceh, siswa-siswi dan guru madrasah, serta tamu undangan lainnya. Turut hadir dalam upacara tersebut Kakanwil Kemenag Aceh, Drs H M Daud Pakeh, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag, Saifuddin SE, Wakil Walikota Banda Aceh Zainal Arifin, Kepala Dinas Dayah Usamah serta sejumlah unsur Forkopimda. Muhammad Jafar saat membacakan amanat Menteri Agama Jenderal (Purn) Fachrul Razi mengatakan, penguatan identitas keagamaan dan penguatan identitas kebangsaan tidak boleh dipisahkan. "Identitas keagamaan dan penguatan identitas kebangsaan tidak boleh dipisahkan, apalagi dipertentangkan, tetapi harus dalam “satu kotak” untuk melahirkan moderasi beragama dan bernegara," ujarnya. M Jafar menegaskan, penguatan identitas agama bila dipisahkan dari spirit bernegara dapat melahirkan radikalisme beragama. Sebaliknya, penguatan identitas bernegara bila dipisahkan dari spirit beragama dapat memberi peluang berkembangnya sekularisme dan liberalisme. "Keshalehan beragama dan loyalitas bernegara harus saling mendukung satu sama lain. Kita dapat menjadi umat beragama yang shaleh sekaligus menjadi warga negara yang baik," ujarnya. "Saya ingin mengutip pesan Pahlawan Nasional almarhum Jenderal Besar TNI Dr. Abdul Haris Nasution yang sangat relevan dengan misi yang dijalankan oleh Kementeian Agama yakni, “Sebagai negara baru kita tidaklah sekadar ingin mengejar ketertinggalan terhadap negara-negara maju, melainkan sebagai orang beriman kita ingin membangun kehidupan bermartabat spiritual dan material dengan ridha Allah," katanya lagi. *Pesan Menteri Agama* Kemudian, ada 6 pesan Menteri Agama dalam upacara tersebut di antaranya, pahami sejarah Kementerian Agama serta regulasi, tugas dan fungsi kementerian ini dalam konteks relasi agama dan negara. Jaga idealisme, kejujuran, integritas dan budaya kerja Kementerian Agama di tengah arus kehidupan yang serba materialistis. Selaraskan antara kata dengan perbuatan, sesuaikan tindakan dengan sumpah jabatan, tanamkan selalu bahwa bekerja adalah ibadah dan melayani masyarakat adalah sebuah kemuliaan. Perkuat ekosistem pembangunan bidang agama antar sektor dan antar pemangku kepentingan, baik sesama institusi pemerintah, tokoh agama organisasi keagamaan dan segenap elemen masyarakat. Selanjutnya, rangkul semua golongan dan potensi umat dalam semangat kebersamaan, kerukunan, persatuan dan moderasi beragama sejalan dengan falsafah Pancasila yang mempersatukan anak bangsa walau berbeda ras, etnik, keyakinan agama dan golongan. Dan terakhir, implementasikan Visi dan Misi Pemerintah ke dalam program kerja Kementerian Agama di semua unit kerja pusat, daerah dan Perguruan Tinggi Keagamaan. Sementara itu, Kakanwil Kemenag Aceh, Drs H M Daud Pakeh mengatakan, HAB ke-74 menjadi momentum bagi Kemenag Aceh untuk terus berbenah dalam memberikan pelayananan kepada masyarakat. "Sebagaimana amanat Menteri Agama Pak Fachrul Razi untuk terus meningkatkan kinerja terhadap pelayanan masyarakat," ujarnya. Selain di Banda Aceh, Daud Pakeh mengatakan pelaksanaan upacara HAB di kabupaten kota se Aceh juga berjalan lancar. "Alhamdulillah dari laporan kawan kawan di daerah, pelaksanaan upacara telah dilaksanakan dan sukses, pada kesempatan ini kami mengucapkan, Dirgahayu hari Amal Bakti ke 74, semoga kita bisa terus berinovasi dan mewujudkan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Daud Pakeh. Dalam rangka memperingati hari Amal Bakti ke 74 itu, Kemenag Aceh juga melaksanakan serangkaian agenda seperti bakti sosial, donor darah dan aneka perlombaan cabang olahraga.[]
Kategori
CONNECT & FOLLOW