Jejak Wali di Nusantara #2 | SYEIKH ABDURRAUF AS-SINGKILY - Ulama Toleran Pengawal Titah Empat Ratu

Aceh Kemenag TV 18-09-2020 20:27
Seorang wanita muda berdarah Aceh yang telah lama tinggal di Jakarta, Cut Nabila Syafitri, berkesempatan menginjakkan kaki untuk pertama kali di tanah kelahiran orang tuanya. Perempuan berusia 25 tahun itu, mendapatkan tugas untuk menyelesaikan sebuah tulisan tentang toleransi. Nabila ingin mengetahui lebih jauh soal bagaimana ulama terdahulu dalam menyiarkan pesan-pesan dakwah, menyelesaikan perbedaan, hingga perselisihan di tengah masyarakat dengan cara-cara dingin. Seperti halnya dilakukan oleh Syeikh Abdurrauf As-Singkily yang terkenal sangat toleran. Beliau berhasil mengubah Gampong Biduen (Gampong Bidook dalam sebutan sekarang) dari kawasan prostitusi menjadi pusat pendidikan Agama Islam dengan pendekatan persuasif. Begitupun ketika Syeikh Abdurrauf diangkat menjadi Qadhi Malikul Adil Kerajaan Aceh Darussalam di masa kepemimpinan Sulthanah Sri Ratu Safiatuddin Syah, ulama yang akrab disapa Syiah Kuala itu berhasil mendamaikan dua kelompok Islam yang sedang berseteru. Pengaruh Syeikh Abdurrauf semakin kentara terlihat setelah dirinya wafat. Pro dan kontra mengenai perempuan yang menjadi Pemimpin kembali muncul ke permukaan. Sesuatu yang dapat diredamnya selama menjadi Wali Sultanah. ----------------------------------------------------------- Sutradara: Iil Askar Mondza Produksi: 2020, YUTRIP Media (https://www.youtube.com/channel/UCSBVpvn9tHbaGfQEOTsy1Nw) Video ini diikutkan pada lomba Islamic Short Movie Competition 2020 "Jejak Wali di Nusantara" Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh. Semua materi dalam video adalah milik/tanggung jawab masing-masing peserta lomba. #IslamicShortMovie2020 #JejakWalidiNusantara #SyeikhAbdurraufAsSingkily
Kategori
CONNECT & FOLLOW