[Kanwil | Muhammad Yakub Yahya] Salah satu harapan kita ke depan dengan adanya Uji Kompetisi Calon Pengawas PAI adalah adanya kompetisi dan kompetensi para Pengawas PAI dan gurunya, yang mengajar di sekolah umum. Dengan demikian akan seimbang keprofesionalannya dan pengawasannya terhadap program, output, anggaran, tunjangan dan sebagainya.
Para Pengawas PAI dan guru yang diawasinya, di PAUD/TK, SD, SMP, SMA/SMK (yang berada di bawah Bidang PAI Kanwil Kementerian Agama Aceh), juga akan berkompetisi dan mensinergiskan diri dengan dinamikan guru agama di madrasah (yang berada di bawah Bidang Madrasah Kanwil Kemenag Aceh).
Demikian di antara harapan Kakanwil Kemenag Aceh Drs H Ibnu Sa’dan MPd, melalui Plh Kakanwil Drs H Hamdan MA, saat membuka seleksi atau Uji Kompetisi Calon Pengawas PAI se Aceh (Selasa, 14 Oktober). Acara di Aula SMK 1, 2, dan 3 Lhong Raya Bandara Raya Banda Aceh.
Di hadapan undangan yang di antaranya unsur Dinas Pendidikan Aceh, Disdikpora Banda, Kakankemenag Aceh Besar Drs H Salahuddin MPd, Kakankemenag Banda Aceh yang diwakili Kasi Pontren H Saifuddin SE (yang sering dipanggil Yah Wa), para Kabid dan beberapa Kasubbag/Kasi, para Pengawasa PAI, dan 125 peserta yang diuji, H Hamdan selaku Plh Kakanwil, harapakan peserta bisa mengikuti seleksi dengan nyaman dan full, moga lulus semua.
Dengan demikian, lanjutnya, nanti semuanya termasuk guru dan pengawas, akan menjadi elemen penting dalam menyukseskan dunia pendidikan di Aceh yang sedang dijadikan panutan oleh masyarakat. Sekaligus ini menjadi tantangan berat dalam mempersembahkan hasil yang terbaik, di hadapan wali siswa dan masyarakat Aceh.
Usai sesi pembukaan (yang di-MC-kan Fajriah Bakri SAg) yang juga ada laporan Ketua Panitia (Dra Faridah Andriani), dan sambutan Plh Kakanwil, tes diawali dengan tulisan.
Peserta yang ‘putih-hitam’ berasal dari unsur guru sekolah yang ber-basic PAI se Aceh. Bahkan ada beberapa yang dari MIN (Aeh Utara) dan MTs (Banda Aceh).
“Memang ada yang berasal dari guru madrasah, bukan semua dari sekolah, karena mereka berlatar belakang PAI, dan ikut sebagai calon pengawas kali ini,” jelas Kabid PAI Kanwil Drs H Saifuddin, pada rekan media.
Lanjut Pak Din (Drs Saifuddin), “Kita sebenarnya butuh 500-an Pengawas PAI, tapi kali ini yang ikut hanya 125 peserta.” [inmas]













