[Embarkasi Aceh | Yakub] Sampai Senin malam (22 Sept) --saat Kloter 4 sedang di udara, menuju King Abdul Aziz, Jeddah-- sudah hampir 121 ribu jamaah sudah ke Tanah Suci.
Hingga hari ke 22, sejak pemberangkatan kloter pertama jamaah haji Indonesia pada Senin (1 Sept) lalu, sebanyak 290 kloter (121.264 jamaah dan 1.450 petugas) sudah diberangkatkan ke Arab Saudi.
Dan 289 kloter di antaranya sudah berada di Arab Saudi dengan total 120.944 jamaah dan 1.445 petugas.
Sampai Senin malam, menurut Kapus Inmas Pusat Drs H Zubaidi MEd, yang kami terima malamnya, sebanyak 120.944 jamaah yang terbagi dalam 289 kelompok terbang (kloter) dan 1.445 petugas haji sudah berada di Arab Saudi. Sebanyak empat kloter masih berada di Jeddah, yaitu jamaah Embarkasi Solo/SOC (1), Embarkasi Jakarta-Bekasi/JKS (2), dan Embarkasi Jakarta-Pondok Gede/JKG (1).
Sebanyak 17 kloter (6.932 jamaah) masih berada di Madinah. Sebanyak 106.772 jamaah yang terbagi dalam 255 kloter sudah berada di Makkah. Mereka adalah jamaah dari embarkasi Batam/BTH (16 kloter), Medan/KNO (14), Padang/PDG (13), Makassar/UPG (15), Solo/SOC (47), Balikpapan/BPN (10), Jakarta-Bekasi/JKS (55), Jakarta-Pondok Gede/JKG (14), Surabaya/SUB (44), Banda Aceh/BTJ (3), Lombok/LOP (9), Banjarmasin/BDJ (3), dan Palembang/PLM (12).
Sebanyak 119 jamaah sakit dan dirawat di beberapa tempat pengobatan, yaitu 15 orang dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) Madinah, 18 orang dirawat di RSAS Makkah, dan 1 orang dirawat di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPIH) Madinah; dan 85 orang dirawat di BPIH Makkah.
Sebanyak 32 orang jamaah haji meninggal, yang ke (30). Ipati Binti Tapa Hamzah (69 tahun), asal Desa Birobuli, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, Kloter 3 Embarkasi Balikpapan. Almarhum yang ke (31). Musdalifa Binti Muhamad Saleng (74 tahun), asal Desa Sabenge, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Sopeng, Provinsi Sulawesi Selatan, Kloter 1 Embarkasi Makassar (UPG). dan yang ke (32). Rusdi Bin Said Dalil (52 tahun), asal Desa Buniwah, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah, Kloter 7 Embarkasi Solo (SOC), meninggal dalam pesawat pada 4 September 2014. [inmas/muhammad yakub yahya-satgas (sekretariat)]
[foto: kakankemenag aceh jaya, kakankemenag abdya, ketua dwp kanwil, istri bupati aceh barat dan lainnya saat pelepasan kloter 3 4 di aula utama]













