Kakanwil Buka Asesmen Jabatan Administrator dan Pengawas

Inmas Aceh 26-09-2020 11:05

(aceh.kemenag.go.id/Inmas Aceh)

Banda Aceh (Humas)---Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Dr H Iqbal SAg MAg membuka Acara Uji Kompetensi Jabatan Administrasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh, di Auditorium Prof Aly Hasjmy, Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Sabtu, 26 September 2020.

Saat pembukaan Acara Ujian Kompetensi atau Asesmen bagi Calon Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas, Kakanwil berharap bahwa dengan tes kemampuan ini, selain akan mengukur kemampuan para peserta, juga akan memudahkan nanti dalam memetakan kapasitas dan potensi calon pejabat dalam sebuah jabatan di Kemenag.

Menurutnya, penyelenggaraan ujian ini merupakan tuntutan regulasi dalam mempersiapkan kader dalam sebuah jabatan. Kanwil telah memetakan ada daerah yang ada atau tidak ada kadernya. Maka di sini ada daerah yang memang tidak ikutkan lagi pesertanya kali ini.

"Untuk pengangkatan sebuah jabatan, kita ikuti aturan. Meskipun kewenangan itu ada pada Kepala Kanwil nantinya," ujar Kakanwil, dalam acara yang juga hadir Kabag Tata Usaha (Kabag TU) Drs H Amiruddin MSi dan jajarannya, serta Wakil Dekan Fakultas Psikologi (FPSI) UIN Ar-Raniry Drs Muhibuddin Hanafiah MA, bersama jajarannya. 

Iqbal sampaikan, untuk angkatan tahap perdana kali ini, sesuai kapasitas, dibuka kuota untuk 50 peserta. Sebanyak 12 Calon Peserta Uji Kompetisi untuk Jabatan Administrator, dan 38 Calon Peserta untuk Uji Kompetisi Jabatan Pengawas. Jabatan Pengawas biasa dinamakan jabatan calon eselon IV, dan Jabatan Administrator sebagai jabatan calon eselon III.

Tahapan ujian sebelumnya hingga Ahad (27 September 2020) besok, antara lain, pengisian data manual dan online, formulir peserta, ujian dengan sistem aplikasi, dan wawancara selama dua hari.

Ia mengatakan, bahwa untuk acara yang dilaksanakan Bagian Tata Usaha melalui Subbag Kepegawaian dan Hukum ini, tidak dibuka secara umum. Sebab nanti akan diasumsikan banyak pihak, bahwa setelah sesi asesmen akan dilantik menjadi pejabat. 

"Kita tidak membukanya secara umum, takut setelah asesmen nanti akan ada yang meminta jabatan" katanya.

"Yang kami undang untuk asesmen inipun, bukan dalam artian akan dilantik. Jadi nanti jangan ada yang bertanya, kenapa belum dilantik juga," imbuh Iqbal.

"Asesmen jangan diasumsikan, bahwa ini orang yang akan dipersiapkan. Semua jabatan murni tergantung pada kemampuan. Jadi nanti tidak ada istilah ada anak emas atau ada anak pilihan," jelasnya.  

Menurutnya, ini sebuah pengetesan pengetahuan. Maka bagi peserta, yang ikuti ujian dengan protokol kesehatan Covid-19 itu, maksimalkan daya agar dapat hasil yang baik. 

"Maka curahkan segenap kemampuan, bahwa Bapak dan Ibu ini berkualitas," ajak Iqbal, di depan 50 peserta, tim penguji dari psikolog, dan panitia.

Kabag TU, yang Ketua Panitia jelaskan, bahwa sesi wawancara dibagi lima kelompok, mulai siang ini hingga besok, Sabtu-Ahad (26-27 September 2020)[] 





Kategori Kantor Wilayah Aceh Informasi dan Humas
CONNECT & FOLLOW