Kanwil Kemenag Aceh Sosialisasi Updating Data SIWAK di Simeulue, Berbasis Web.

Kankemenag Simeulue 08-11-2019 15:19

(aceh.kemenag.go.id/Kankemenag Simeulue)

Kemenag Simeulue, (Inmas) - Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh melalui Bidang Penaiszawa melakukan kunjungan ke Kankemenag Kab. Simeulue.

Dalam rangka melakukan kerja sama melalui Kantor Kementerian Agama kab. Simeulue bidang Penyelenggara Syari’ah tujuan Kunjungan tersebut Updating SIWAK data tanah wakaf yang ada di Kabupaten Simeulue,  

Bapak Kasi Pemberdayaan Zakat Kanwil Prov.Aceh Drs.H. Nasrullah Bersama  bapak Kasi Pemberdayaan Wakaf H. Hamli Yunus, S.Ag, serta  bapak Staf bidang Wakaf H.Marzuki dan  bapak staf Penais Zawa Kanwil Aceh Faisal Kusuma, SE yang hadir di Kankemenag Kabupaten Simeulue disambut oleh bapak Kakankemenag Simeulue Drs. H. Aiyub, MA Bersama bapak Kasubbag Tata Usaha Fauzan, S.Ag dan bapak Kasi Bimas Islam, Drs. H. Ali Nurman,bapak Kasi Penmad Abusmar, M.Pd. dan bapak Ka. Penyelengara Syari’ah Rusdamin, SH di ruang kerja Kepala Kankemenag Kab. Simeulue. Jum’at(08/11)

“Selanjutnya usai temu rama diruang Kerja Kakankemenag Simeulue langsung melaksanakan kegiatan  Updating Sistem Informasi Wakaf (SIWAK) yang berlangsung di Aula Kankemenag Kabupaten Simeulue, Jum’at (8/11).

Updating Sistem Informasi Wakaf (SIWAK)tersebut diikuti peserta 10 orang, Kankemenag Simeulue 2 orang dan operator KUA 8 orang se-Kab. Simeulue.

Kegiatan yang berlansung sehari itu dibuka langsung oleh Kakankemenag Simeulue, Drs. H. Aiyub, MA bertujuan memperbaharui data wakaf melalui aplikasi Siwak sehingga informasi dan data perwakafan selalu terbarui, serta menyimpan data dan dokumen wakaf secara digital.Tambahnya.

“Dalam sambutannya Kakankemenag Simeulue, Drs. H. Aiyub, MA mengatakan proses updating data Siwak sangatlah penting dilakukan dan diperhatikan sudah terdata atau belum terdata di KUA masing-masing Kecamatan, katanya

“Selanjutnya Kakankemenag Simeulue, Drs. H. Aiyub, MA, pada saat membuka acara  mengatakan bahwa sistem informasi siwak  sangat penting dalam rangka  pendataan dan perlindungan tanah wakaf. "Diharapkan updating data tanah wakaf ini dapat menghasilkan data yang akurat dan akuntabel,  diharapkan semua operator yang mendapat tugas agar serius dan tanggungjawab," tegasnya

Kegiatan yang berlangsung sehari itu dibuka oleh Kakankemenag Simeulue, Drs. H. Aiyub, MA dan dihadiri Kasubbag TU Kankemenag Simeulue dan para Kasi dilingkungan Kankemenag Simeulue.

Drs. H. Aiyub, MA menjelaskan supaya legalasi dan kepastian hukum terhadap tanah wakaf dibutuhkan agar tidak mudah dipindah tangankan.tambahnya

"Tanah wakaf tidak boleh diperjual belikan, karena menjadi milik Allah, karena itu tugas kita dan nazir dalam menjaga dan merawatnya." jelasnya.

Ia juga meminta semua operator untuk menguplaod data serapi dan sebaik mungkin, "Bukan saja data yang diterima di kantor yang kita upload dalam aplikasi, tapi petugas harus turun ke kampung atau ke desa untuk mendata dan mencari informasi data yang akurat tentang berapa banyak data wakaf di daerah kita," ungkapnya.

."Namun banyak permasalahan yang terjadi di masyarakat, khususnya konflik tanah yang disebabkan tidak adanya sertifikat tanah wakaf, dengan melalui Sistem Informasi Wakaf (SIWAK) berbasis Web ini menjadi jelas, Akurat dan  sesuai undang-undang wakaf," ujarnya.

Karena itu, perlunya kita lakukan updating semua data tanah wakaf, sehingga tidak ada data wakaf yang keliru dan salah, yang menimbulkan perselisihan didalam masyarakat nantinya.(Safardin)**

 

Kategori Kantor Kemenag Kabupaten/Kota
CONNECT & FOLLOW