Sehari Belajar di Luar Kelas, Ada Apa di MAN 2 Langsa ?

Kankemenag Langsa 08-11-2019 10:25

(aceh.kemenag.go.id/Kankemenag Langsa)

Langsa (Inmas) --- Kemeriahan menghiasi lapangan MAN 2 Langsa. Hiruk-pikuk dan sorak-sorai menambah kegemuruhan kegiatan yang dipusatkan di lapangan madrasah tersebut. Dalam rangka menyambut Hari Anak Sedunia, pihak madrasah mengadakan kegiatan “Sehari Belajar di Luar Kelas” berdasarkan surat edaran yang dilayangkan oleh Pemerintah Provinsi Aceh. Hal ini menindaklanjuti surat dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia dan dilaksanakan serentak se-Indonesia pada Kamis (07/11). 

Dalam kegiatan ini, peserta didik diberikan kesempatan sebesar-besarnya dalam mengekspresikan bakat yang ada dalam diri mereka. Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan dalam memenuhi hak-hak anak dan memastikan bahwa satuan pendidikan mampu mengembangkan potensi dan bakat anak melalui Sekolah Ramah Anak. Walhasil, peserta didik sangat bersemangat dan antusias dalam mengisi kegiatan ini. Mulai dari penampilan Paskibra MAN 2 Langsa, Pramuka, tarian daerah, zikir barzanji, serta penampilan-penampilan lainnya yang menghiasi wajah madrasah menjadi ceria.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Ainiyah, S.Ag selaku Waka Kesiswaan mewakili Kepala Madrasah yang berhalangan hadir. Dalam pidatonya Ainiyah menyampaikan bahwa anak-anak khususnya yang menuntut ilmu di MAN 2 Langsa harus bersyukur karena bisa menmpuh pendidikan yang layak tanpa mengalami banyak tantangan dan rintangan. Hal tersebut tentunya berbanding terbalik dengan siswa-siswa lain di luar sana yang kurang beruntung karena tidak bisa mengenyam bangku sekolah. Bahkan ada yang harus berjalan kaki berkilo-kilo meter untuk dapat sampai ke sekolah.

“Alhamdulillah, nasib kita lebih beruntung dari saudara-saudara kita yang diluar sana. Oleh karena itu, belajarlah dengan rajin dan semangat. Karena kalian adalah cahaya bagi kemajuan bangsa ini. Kalian menjadi agen perubahan untuk membawa bangsa ini menjadi lebih baik ke depannya,” tegas Ainiyah.

Sebelumnya, kegiatan diawali dengan gotong-royong bersama membersihkan seluruh pekarangan madrasah. Seluruh peserta didik dan dewan guru terlibat dalam kegiatan bersih-bersih ini. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan karakter cinta lingkungan bagi siswa madrasah. Setelah itu, baru dilanjutkan dengan pegelaran seni peserta didik. [AR]


Kategori Pendidikan Madrasah
CONNECT & FOLLOW