Kakankemenag Hadiri Sosialisasikan Akreditasi PAUD dan PNF di Bireuen

Kankemenag Bireuen 25-10-2018 15:25

Bireuen (Farizal)--- Kepala kankemenag Bireuen, Drs H Zulkifli Idris MPd, yang diwakili oleh kasi pendidikan madrasah Azhary MPd, hadir pada kegiatan sosialisasi akreditasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Non Formal (PNF) di Bireuen.
Kegiatan yang dilaksanakan Badan Akrediatsi Nasional (BAN) provinsi Aceh, bekerjasana dengan dinas pendidikan pemuda dan olah raga (disdikpora) Bireuen, diikuti oleh 30-an lebih pengelolan PAUD dan PNF di kabupaten Bireuen. Acara berlangsung di gedung SKB, Cot gapu-Bireuen pada Kamis (25/10/2018).
Azhary dalam sambutannya mengatakan bahwa persoalan akreditasi lembaga pendidikan merupakan kewajiban pengelola untuk membuat lembaga yang dikelolanya mendapat pengakuan atau akrediatsi sesuai prosedur dan Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang ditentukan pemerintah.
Ia juga memberikan beberapa masukan dan strategi yang harus dilakukan pengelolan PAUD dan PBF dalam rangka mempersiapkan diri dan lembaganya. Di akhir sambutan, Azhary mengajak para pengelola PAUD dan PNF untuk membagun kerjasama yang baik guna menyukseskan akdreditasi tersebut.
Selanjutnya kepala disdikpora Bireuen melalui kabid PAUD dan TK, Jailani Agani SPd MPd, yang mendapat giliran kedua menyampaikan sambutan, mengatakan bahwa masih banyaknya PAUD di Bireuen yang belum terakreditasi merupakan suatu persoalan tersendiri yang dimiliki saat ini.
Oleh karena itu, pihaknya berharap kepada BAN PAUD provinsi agar tahun depan masalah ini dapat diselesaikan sedikit-demi sedikit sehingga akan ada lebih banyak lagi PAUD yang sudah terakreditasi.
“Ke depan kami akan berusaha membangun dan memantau standar PAUD, PNF, LKP, maupun PKBM, yang layak dijadikan perioritas sebagai penerima bantuan. Dan kami akan merekomendasikannya,” ungkap Jailani.
Pada kesempata itu, Jailani berpesan kepada masing-masing pengelola lembaga tersebut agar terus berupaya aktif membangun lembaganya. “Jangan hanya aktif ketika ada program, sehingga kesan ‘on-off’ untuk beberapa lembaga tersebut tidak ada lagi,” pintanya.
Sementara itu, panitia pelaksana, Drs Bustamam Ali MPd, dalam laporannya menyampaikan pentingnya kegiatan sosialisasi akreditasi untuk pengelola PAUD dan PNF. “Kegiatan sosialisasi ini sangat penting untuk memastikan keberadaan PAUD dan PNF yang memenuhi standar sebagai salah satu wadah pendidikan bagi anak-anak di usia emas,” katanya.
Bustamam menambahkan, saat ini lembaga PAUD yang ada di Aceh seluruhnya berjumlah 4.632 PAUD. Sementara di Bireuen terdapat 394 PAUD, dan hanya 17 PAUD di antaranya yang baru terakreditasi.
Karena itu lanjutnya, persoalan ini menjadi tugas besar kita bersama untuk memikirkan berbagai upaya dan strategi ke depan, guna mendorong pengelola PAUD dan PNF untuk segera mempersiapkan lembaganya hingga mendapat status terakreditasi.
Kategori Informasi dan Humas Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Kabupaten/Kota
CONNECT & FOLLOW