Kasubdit Pendidikan Diniyah dan Ma'had Aly Mengunjungi Ma'had Aly Malikussaleh

Kankemenag Aceh Utara 05-08-2018 00:20

Lhoksukon (Masnoer)--Ma'had Aly merupakan menjadi pecipta peradaban dunia bukan mengikuti peradaban yang telah ada, sangat penting dalam berbuat jangan sekali kali merubah tradisi dayah dengan memasukkan tradisi baru, akan merusak tradisi dan kedinginan Kementerian Agama, ungkap Kepala Subdit Pendidikan Diniyah dan Ma'had Aly pada Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag RI Dr. Ainurrafiq, M.Ag, saat mengunjungi Ma'had Ali Malikussaleh Panton Labu Aceh Utara, dalam rangka Pembinaan Kurikulum Ma'had Aly sekaligus penerimaah Satri Baru.  Sabtu (4/8)

Lebih lanjut Dr. Ainurrafiq menjelaskan "Untuk menciptakan para maha santri yang mampu mendobrak peradaban dunia baru bukan hanya Indonesia kita dulu Aceh menjadi panutan dunia dengan ilmu. Agamanya yang mendalam dan dalam mengarang Mata kuliah atau penelitian tidak menggunakan bahasa Latin tapi bahasa Arab," imbuhnya.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Aceh Drs H. M.Daud Pakeh melalui Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kanwil Kemenag Aceh, Drs H Djulaidi M Ag  dalam sambutan nya mengharapkan perhatiaan pusat untuk terus membina dan menambah ma'had Aly di Aceh umumnya dan Aceh Utara kususnya perlu penambahan ma'had Aly mengingat luas daerah dan banyaknya santri di daerah ini, jelasnya

Lebin lanjut ia menjelasakan Ma’had aly merupakan sekolah tingkat tinggi yang menyelenggarakan jenis pendidikan akademik bidang keagamaan Islam. Maksudnya diselenggarakan dengan melalui program sarjana dan atau program pasca sarjana. Program ini setingkat dengan progam pendidikan tinggi yang di selenggarakan oleh badan pendidikan yang lain.

Rumpun ilmu yang dikembangkan oleh Ma’had Aly adalah Ilmu keagamaan Islam dengan pendalaman kekhushusan yang biasa di sebut dengan takhashus disiplin ilmu keislaman, ungkapnya

Hal senada juga di ungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Usamah El-Madny,  dalam sambutan nya mengharapkan pusat dan daerah benar benar membina lembaga dayah Ini menjadi pendidikan yang di segani seperti dulu dengan menggunakan simbul simbul tradisinya. 

"Semua Daerah di Indonesia memiliki khas tersendiri teknik dan Cara pembelajaran dan jangan pernah pemerintah ingin menyamakan teknik pendidikan dayah di Aceh dengan daerah lain Karena ini ada khasnya masing masing Itulah keberagaman dalam kebinnekaan," ungkapnya.

Ia, melanjutkan Perhatiaan Pamerintan terhadap Dayah  kusus di Aceh Dayah memiliki andil besar dalam segala kebijakan pemerintah jadi tak pernah dan tidak Akan pernah pemerintah Aceh meninggal ulama Dayah.

Pimpinan ma'had Aly Malikussaleh Dr Mannan Lc saat ditemui disela-sela kunjungan tersebut menyampaikan permohonan untuk terus mendapat binaan dari kemenag RI dan Provinsi karena masih Ma'had Aly ini masih seumur jagung belum memiliki pengalaman, pintanya.

Acara tersebut dihadiri Kasi Kesetaraan kanwil kemenag Provinsi Aceh Aiyub dan didampingi Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pasantren Kankemenag Aceh Utara Sabaruddin, S.Ag, M.Sos.

Kategori Informasi dan Humas Kantor Kemenag Kabupaten/Kota