STAIN Gajah Putih Diharap Bisa Membawa Entitas Keagamaan dan Ruh Islam

Kankemenag Aceh Tengah 02-03-2018 09:41

Takengon (Mahbub/Darmawan) - Sebagai sebuah perguruan tinggi keagamaan, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Gajah Putih Takengon hendaknya bisa membawa entitas keagamaan dan ruh Islam serta tidak terlepas dari konteks keindonesiaan. Demikian dikatakan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Rabu (28/2/18) saat meresmikan gedung baru STAIN Gajah Putih Takengon.

Menteri Agama (Menag) menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih, khususnya kepada civitas akademika STAIN Takengon, yang terus berupaya untuk maju. Apresiasi juga disampaikan kepada Pemkab Aceh Tengah yang telah memberikan dukungan sangat besar dalam memajukan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri di daerah lumbung kopi ini.

Kepada segenap civitas akademika STAIN Gajah Putih Takengon, Menag mengharapkan agar dapat memberikan ruh dan jiwa dalam pemanfaatan prasarana dan sarana fisik yang baru tersebut.

Menurut Menag, gedung ini sangat tergantung pada bagaimana proses pemanfaatannya. “Jangan hanya pandai membangun tapi tidak pandai menjaga dan merawatnya,” Menag mengingatkan.

Pada acara tersebut, Ketua STAIN Gajah Putih Takengon, Zulkarnain melaporkan bahwa gedung baru ini dibangun di atas tanah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tengah yang dihibahkan pada 2 Ramadhan 1437 H lalu. “Sertifikat tanah diserahkan langsung di hadapan Menteri Agama di kantor Kementerian Agama Republik Indonesia,” terangnya.

Menurut Zulkarnain, angka partisipasi kasar mahasiswa STAIN Gajah Putih Takengon setelah menjadi negeri terus meningkat. Tahun lalu, peminat yang mendaftar lebih dari dua ribu, sementara yang diterima hanya 631 mahasiswa karena keterbatasan ruang kuliah. Saat ini, tercatat sekitar 3.500 mahasiswa yang kuliah di STAIN Gajah Putih Takengon, yang tersebar dalam tiga jurusan dan 12 program studi.

Peresmian gedung yang dibangun dari anggaran Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) itu dihadiri Bupati Aceh Tengah, Shabela Abu Bakar, Wakil Bupati, Firdaus, Kadis Syariat Islam Provinsi Aceh, Munawar Jalil, Direktur Pendidikan Islam Arskal Salim, dan civitas akademika STAIN Takengon.

Selain itu juga hadir Kabid Urais Binsyar Kanwil Kemenag Aceh Hamdan, Kadis Syariat Islam Aceh Tengah Alam Suhada, Kakankemenag Aceh Tengah Amrun Saleh, Camat Silih Nara Masrizal, ketua MPU Aceh Tengah M Isa Umar, Guru Besar UIN Ar-Raniry Banda Aceh Alyasa’ Abu Bakar, Ibnu Hajar Lut Tawar, dan pejabat di Aceh Tengah lainnya serta tamu undangan. [p]

Kategori Kantor Kemenag Kabupaten/Kota