Bupati Inspektur Peringatan Hari Santri Di Aceh Barat

Kankemenag Aceh Barat 21-10-2017 12:03

Meulaboh ( Jufrizal Muaz )---Bupati Aceh Barat H. Ramli MS, dalam sambutannya pada acara Peringatan Hari Santri Nasional Tingkat Kabupaten Aceh Barat yang seharusnya dilaksanakan pada tanggal 22 Oktober 2017 dilaksanakan lebih awal hari ini Sabtu (21/10), mengatakan bahwa santri telah berkembang selaras dengan dinamika yang terarah dalam kerangka Fungsionalisasi dan Refungsionalisasi Pendidikan Pesantren sebagai salah satu pusat pembangunan masyarakat secara keseluruhan dengan kedudukan dan fungsinya yang khas, Pondok Pesantren menjadi alternatif wahana pembangunan yang berpusat pada masyarakat dan sekaligus sebagai pusat pembangunan yang berorentasi pada nilai-nilai keagamaan.

Respon Pondok Pesantren terhadap upaya pembaharuan pendidikan keagamaan Islam dan perubahan social ekonomi masyarakat Indonesia, adalah menjadikan pendidikan dipondok pesantren sebagai pusat pengembangan yang meliputi berbagai materi yang bersifat umum dan vocational, disamping menyempurnakan metodologi dan kelembagaanya.

Ramli juga mengharapkan secara bertahap, pondok pesantren melakukan penyesuaian dalam berbagai aspek untuk menemukan pola yang tepat guna menghadapi mordenisasi dan perubahan social, kesemuanya itu dilakukan pondok pesantren tanpa mengorbankan ciri dan jati dirinya sebagai lembaga pendidikan Islam. Pondok Pesantren dapat bertahan dan berkembang bukan hanya karena kemampuannya melakukan Adjusment dan Readjusment, tetapi juga karena karakter eksistensialnya.

Perhatian umat kepada pondok pesantren dewasa ini cenderung semakin meningkat. Tidak sedikit keluarga yang mengalami keterbelakangan dan krisis social keagamaan, memandang pondok pesantren sebagai alternative terbaik untuk menyelamatkan keluarga mereka. Oleh karena itu tidak mengherankan bila pondok pesantren juga berperan sebagai “Pusat Rehabilitasi Sosial Keagamaan.”

Dalam akhir sambutannya Bupati Aceh Barat juga bertindak selaku inspektur upacara menekankan, untuk menyelamatkan peran besar tersebut, Santri perlu terus dikembangkan dan diberdayakan agar mereka(santri) semakin  besar memegang peranan sosialnya.

Pada kesempatan tersebut Bupati juga mengatakan dihadapan seluruh peserta upacara beliau berjanji kedepan peringatan hari santri akan di laksanakan lebih meriah dia akan mengalokasikan dana 300 juta rupiah untuk kegiatan tersebut, yang disambut dengan tepuk tangan meriah peserta upacara.

Pada Acara Hari Santri Nasional Tingkat Kabupaten Aceh Barat dipusatkan dilapangan Kantor Bupati Pemkab Aceh Barat, Dalam kesempatan peringatan ini juga, Santri Sekabupaten Aceh Barat Berikrar: “AKAN SETIA MEMBELA DAN MEMPERTAHANKAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA (NKRI) DENGAN HARGA MATI “

Disaksikan para tamu undangan yang hadir, Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Para Kepala SKPD Pemkab, Para Pejabat Sipil dan Pejabat TNI-POLRI, termasuk Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh Barat Khairul Azhar serta Para Alim Ulama, Tokoh dan warga masyarakat setempat.[]

Kategori Kantor Kemenag Kabupaten/Kota