Petugas Kloter Embarkasi Aceh Paparkan Konsep Istitha'ah Kesehatan Haji

Humas Aceh 17-07-2017 11:32

Banda Aceh (RN)---Salah seorang petugas Haji Kloter Embarkasi Aceh Tahun 2017 dari TKHI, dr. Rinaldi Sufri memaparkan tentang konsep Istitha’ah dari sisi kesehatan bagi untuk dapat melaksanakan ibadah haji.  Hal tersebut disampaikan Dokter Rinaldi pada saat mengisi ceramah subuh di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Minggu (16/7).

Dalam kesempatan tersebut ia menjelaskan tentang beberapa penyakit yang tidak memenuhi itshitha'ah kesehatan haji.

"Istitha’ah adalah kemampuan Jemaah Haji secara jasmaniah, ruhaniah, pembekalan dan keamanan untuk menunaikan ibadah haji tanpa menelantarkan kewajiban terhadap keluarga.

Dalam menilai istitha’ah salah satu aspek yang dilihat adalah kesehatan, karena tidak mungkin orang yang sakit memaksakan diri untuk menunaikan ibadah haji, padahal apabila menunaikan ibadah haji maka akan berpotensi mengakibatkan bahaya bagi diri sendiri," ujar Rinaldi, dokter Kloter 11 BTJ.

Ia mengatakan ada 11 Penyakit yang tidak memenuhi Kriteria Istitha’ah Kesehatan Haji. "Setelah bertahun-tahun diteliti oleh Kementrian Kesehatan Indonesia, maka diputuskan ada beberapa penyakit yang tidak masuk dalam syarat haji yaitu istitha’ah kesehatan. Kriteria tersebut disusun dalam Permenkes No. 15 Tahun 2016, yang secara khusus mengatur tentang Istitha’ah Kesehatan bagi jemaah haji Indonesia," terang dokter yang bertugas di KKP kelas III Banda Aceh.

Adapun kesebelas penyakit tersebut adalah: 

1. Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK) derajat IV Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK).

2. Gagal Jantung Stadium IV Gagal jantung atau dalam istilah medis HF (Heart Failure).

3. Chronic Kidney Disease Stadium IV dengan peritoneal dialysis/hemodialisis reguler (cuci darah). 

4. AIDS stadium IV dengan infeksi oportunistik HIV – AIDS.

5. Stroke Haemorhagic luas;

6. Skizofrenia berat,

7. Dimensia berat.

8. Retardasi Mental berat 

9. Keganasan Stadium akhir. 

10. Tuberculosis Totaly Drugs Resistance (TDR), 

11. Sirosis atau Hepatoma decompensata. 

Apabila mengalami kondisi penyakit diatas atau Apabila tidak memenuhi kriteria tersebut maka kewajiban berhaji tidaklah wajib. [] 

Kategori Informasi dan Humas
RENUNGAN
  • Dan orang-orang yang apabila melakukan kejahatan atau mengianiaya dirinya sendiri, mereka lalu ingat kepada Allah, kemudian memohonkan pengampunan kerana dosa-dosa mereka itu. Siapakah lagi yang dapat mengampuni dosa-dosa itu selain Allah? Dan mereka tidak terus-menerus mengulangi perbuatan yang jahat itu, sedang mereka mengetahui. (QS. Ali-lmran: 135)

  • Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada lailatul qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadr: 1-3).

  • Hadis riwayat Aisyah ra., ia berkata:
    Tatkala ditimpa suatu musibah, Rasulullah saw. akan menampakkan rasa sedih pada roman wajahnya. Bila hatinya merasa sempit, akan tampak pada raut wajahnya. Beliau bersabda bersabda: Kutukan Allah atas orang-orang Yahudi dan orang-orang Kristen yang menjadikan kuburan nabi-nabi mereka sebagai mesjid. Beliau memperingatkan apa yang mereka perbuat tersebut. (Shahih Muslim No.826)

CONNECT & FOLLOW