Halal Bi Halal Pererat Tali Silaturrahmi Antar ASN

Kankemenag Aceh Tengah 06-07-2017 15:29

(Takengon-MF/DN) Keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah menggelar acara “Halal bi Halal” atau silaturrahmi. Halal bihalal merupakan suatu budaya silaturrahmi yang hanya ada di Indonesia. Kepala Kantor Kementerian agama Kabupaten Aceh Tengah Drs.H.Amrun Saleh, MA dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan diselenggarakan acara Halal bi Halal ialah untuk lebih mempererat tali silaturrahmi dan ukhuwah Islamiyah antar segenap ASN dan keluarga besar KanKemenag.  di aula Umah Pesilangen, paya tumpi, Takengon, Kamis (6/7/17).


Tema kegiatan adalah “Melalui Momentum Idul Fitri, kita Tingkatkan Sinergisitas, kualitas dan Produktifitas Kinerja”. Hadir dalam kegiatan tersebut kepala Seksi /penyelenggara, Kepala KUA Kecamatan dan Kepala Madrasah/RA serta jajaran ASN dan pengurus dan anggota Dharma Wanita persatuan unit agama.


Acara halal bi halal keluarga besar ikhlas beramal tersebut menghadirkan penceramah Drs HM Saleh Syamaun yang juga mantan orang nomor satu di jajaran KanKemenag Kab. Aceh Tengah itu. Dalam ceramahnya M. Saleh Syamaun mengulas banyak hal terkait dengan makna  halal bi halal serta hikmah dari idul fitri.

Kategori Subbagian Umum
RENUNGAN
  • Dan orang-orang yang apabila melakukan kejahatan atau mengianiaya dirinya sendiri, mereka lalu ingat kepada Allah, kemudian memohonkan pengampunan kerana dosa-dosa mereka itu. Siapakah lagi yang dapat mengampuni dosa-dosa itu selain Allah? Dan mereka tidak terus-menerus mengulangi perbuatan yang jahat itu, sedang mereka mengetahui. (QS. Ali-lmran: 135)

  • Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada lailatul qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadr: 1-3).

  • Hadis riwayat Aisyah ra., ia berkata:
    Tatkala ditimpa suatu musibah, Rasulullah saw. akan menampakkan rasa sedih pada roman wajahnya. Bila hatinya merasa sempit, akan tampak pada raut wajahnya. Beliau bersabda bersabda: Kutukan Allah atas orang-orang Yahudi dan orang-orang Kristen yang menjadikan kuburan nabi-nabi mereka sebagai mesjid. Beliau memperingatkan apa yang mereka perbuat tersebut. (Shahih Muslim No.826)

CONNECT & FOLLOW