Pasca Lahir PMA 42 tahun 2016, Kabag TU: Jangan Ragu dalam Melaksanakan Tugas

Kemenag Aceh 19-05-2017 23:03

Kota Sabang (Isra)---Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs. H. Asy'ari mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) kemenag Aceh untuk fokus dalam melaksanakan tugas dan tidak ada lagi keraguan setelah ditetapkan Peraturan Menteri Agama (PMA) nomor 42 tahun 2016 tentang organisasi tata kerja Kementerian Agama ditingkat pusat, yang merupakan ketentuan lebih lanjut mengenai tugas, fungsi, susunan organisasi, dan tata kerja Kementerian Agama. 

Hal tersebut disampaikan Kabag TU pada saat menjadi narasumber pada kegiatan Workshop Peraturan Perundang-undangan terkait Tugas dan Fungsi Kemenag yang diikuti oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kabupaten/Kota Se Aceh dan Kasubbag serta Kasi di lingkungan Kanwil di Kota Sabang, Jum'at Malam, (19/5).

"Setelah terbit PMA 42 tahun 2016 tidak boleh ada keragu-raguan dalam pelaksanaan tugas, saat ini sedang disusun perubahan struktur jabatan di tingkat Kanwil dan Kankemenag Kab/Kota," ujar Asy'ari. 

Selain itu ia juga menjelaskan bahwa pada saat ini masih dalam Pembahasan mengenai penyesuaian nomenklatur baru di tingkat pusat terhadap Implementasi PMA 42 tahun 2016, nantinya boleh Jadi PMA sebelumnya yaitu PMA nomor 13 tahun 2012 tentang struktur organisasi Instansi Vertikal pada kementerian agama yang masih berlaku, akan ada perubahan atau dicabut dengan Peraturan terbaru yang merupakan manifestasi dari PMA 42 tahun 2016.

"Setelah kegiatan ini, akan ada pengisian jabatan-jabatan yang kosong," jelas Asy'ari. 

Dalam kesempatan tersebut, Asy'ari juga kembali mengingatkan jajaran Kemenag untuk fokus bekerja membangun lembaga, kalau ada kendala agar berkoordinasi dengan Bidang di Kanwil bukan dengan Instansi lain. [RN]

Kategori Informasi dan Humas
CONNECT & FOLLOW