Kunjungan Kakanwil ke MTsN 2 Banda Aceh

Kemenag Aceh 20-04-2017 23:38

[Banda Aceh | Yurisemsa] Kemarin, Kamis (20/4) adalah hari terakhir pelaksanaan UAMBN yang dilaksanakan di tingkat MTs di lingkungan Kemenag Kota Banda Aceh, MTsN 2 Banda Aceh secara mendadak dan tiba-tiba dikunjungi Kakanwil Kemenag Prov Aceh.

Kedatangan Pak Daud Pakeh sempat membuat panitia UAMBN merasa kaget, tapi berkat keramahan dan kharisma yang luar biasa membuat kami panitia dan pengawas silang di lingkungan Kemenag Kota Banda Aceh merasa bahagia dengan kunjungan dan silaturrahmi yang terjalin dengan Kakanwil di MTsN 2 Banda Aceh.

Kegiatan selanjutnya, Kakanwil melakukan bimbingan dan arahan kepada Fardial dalam melaksanakan tugasnya sebagai kepala MTsN 2 Banda Aceh. Keakrapan masih terjadi ketika HM Daud Pakeh ikut menikmati kanduri kuah beulangong yang diprakarsai oleh Pak Nazir yang punya hajatan syukuran atas rezeki yang diberikan Allah SWT.

Kunjungan Kankemenag diakhiri oleh telepon dari ajudan yang mengingatkan HM Daud akan kunjungan berikutnya ke wilayah Loknga Aceh Besar. Alhamdulillah kunjungan bapak Kankemenag Prov Aceh membewa kebahagiaan bagi MTsN 2 Banda Aceh. [yyy]

 

Kategori Informasi dan Humas
RENUNGAN
  • Dan orang-orang yang apabila melakukan kejahatan atau mengianiaya dirinya sendiri, mereka lalu ingat kepada Allah, kemudian memohonkan pengampunan kerana dosa-dosa mereka itu. Siapakah lagi yang dapat mengampuni dosa-dosa itu selain Allah? Dan mereka tidak terus-menerus mengulangi perbuatan yang jahat itu, sedang mereka mengetahui. (QS. Ali-lmran: 135)

  • Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada lailatul qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadr: 1-3).

  • Hadis riwayat Aisyah ra., ia berkata:
    Tatkala ditimpa suatu musibah, Rasulullah saw. akan menampakkan rasa sedih pada roman wajahnya. Bila hatinya merasa sempit, akan tampak pada raut wajahnya. Beliau bersabda bersabda: Kutukan Allah atas orang-orang Yahudi dan orang-orang Kristen yang menjadikan kuburan nabi-nabi mereka sebagai mesjid. Beliau memperingatkan apa yang mereka perbuat tersebut. (Shahih Muslim No.826)

CONNECT & FOLLOW