Kemenag Aceh Gelar Lomba Baca Kitab dan Karya Tulis Ilmiah Bagi Penghulu

Kemenag Aceh 17-04-2017 11:11

Banda Aceh (Inmas) -- Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh melalui Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah melaksanakan Musabaqah Baca Kitab dan lomba karya tulis ilmiah bagi penghulu se Provinsi Aceh di Hotel Grand Permata Hati Banda Aceh, Senin (17 /4).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs. H. M. Daud Pakeh yang diikuti oleh 38 peserta yang terdiri 19 peserta Musabaqah Baca Kitab (MBK) dan 19 peserta Lomba Karya Tulis Ilmiah.

Dalam sambutannya, Kakanwil mengajak penghulu dan Kepala KUA untuk meningkatkan wawasan keilmuan dengan mendalami kitab-kitab Turats dan membaca permasalahan modern sebagai bekal dalam menghadapi persoalan di lapangan. 

Selain itu, Kakanwil juga mengajak penghulu dan kepala KUA untuk rajin menulis, menurutnya, KUA yang merupakan ujung tombak Kementerian Agama telah banyak melakukan banyak hal di lapangan, namun hal tersebut jarang terpublikasi, sehingga diharapkan penghulu juga   juga  menulis.

" Jadikan musabaqah ini sebagai ajang silaturahim dengan kawan-kawan penghulu dari Kabupaten/Kota lainnya untuk saling berbagi informasi dan pengalaman di daerah masing-masing," ujar Kakanwil.

"Juga dengan ada musabaqah seperti ini menjadi motivasi bagi penghulu untuk mendalami kitab turats dan giat dalam menulis, kalau peserta terbaik dari musabaqah baca kitab dan Karya tulis ilmiah ini akan mengikuti tingkat nasional," lanjut Kakanwil

Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil juga menjelaskan tentang apresiasi yang diberikan kepada Jurnalis santri dan jurnalis siswa, mereka akan diajak untuk meliput event nasional.

Kegiatan Musabaqah Baca Kitab dan Lomba Karya Tulis Ilmiah ini akan dilaksankan selama dua hari, 17-18 April 2017. [RN]

Kategori Urusan Agama Islam & Pembinaan Syariah
RENUNGAN
  • Dan orang-orang yang apabila melakukan kejahatan atau mengianiaya dirinya sendiri, mereka lalu ingat kepada Allah, kemudian memohonkan pengampunan kerana dosa-dosa mereka itu. Siapakah lagi yang dapat mengampuni dosa-dosa itu selain Allah? Dan mereka tidak terus-menerus mengulangi perbuatan yang jahat itu, sedang mereka mengetahui. (QS. Ali-lmran: 135)

  • Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada lailatul qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadr: 1-3).

  • Hadis riwayat Aisyah ra., ia berkata:
    Tatkala ditimpa suatu musibah, Rasulullah saw. akan menampakkan rasa sedih pada roman wajahnya. Bila hatinya merasa sempit, akan tampak pada raut wajahnya. Beliau bersabda bersabda: Kutukan Allah atas orang-orang Yahudi dan orang-orang Kristen yang menjadikan kuburan nabi-nabi mereka sebagai mesjid. Beliau memperingatkan apa yang mereka perbuat tersebut. (Shahih Muslim No.826)

CONNECT & FOLLOW