Pasca Pelantikan KKG MI Rayon Peureulak

aceh.kemenag.go.id 20-03-2017 17:06

[Idi | Syarifuddin] Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKG MI) harus dapat membuktikan dirinya sebagai sebuah komunitas yang mampu mendorong meningkatnya profesionalisme guru dalam rangka meningkatkan mutu proses belajar-mengajar pada madrasah ibtidaiyah.

Harapan itu disampaikan Ketua Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Rayon Peureulak, Sadli, S.Pd.I kepada Ketua KKG MI Rayon Peureulak, Agussalim, S.Pd.I, Senin (20/3) di MIN 19 Aceh Timur.

Pertemuan dua tokoh KKG Kemenag Aceh Timur pasca pelantikan Pengurus KKG Rayon Peureulak Periode 2017-2020 tersebut, dalam rangka membicarakan langkah-langkah strategis KKG Rayon Peureulak setelah dilantik beberapa hari lalu oleh Kepala Kankemenag Aceh Timur, Drs. H. Marzuki A, MA.

Pada pertemuan tersebut dibicarakan antara lain, kegiatan perdana yang akan dimulai awal April nanti, yaitu Pengembangan Instrumen Evaluasi.

"Setelah kami amati, ternyata banyak guru MI di wilayah ini merasa masih ada sedikit kendala dalam proses evaluasi seperti yang dutuntut oleh Kurikulum 2013. Untuk itu, action pertama KKG MI Rayon Peureulak adalah masalah evaluasi," ungkap Sadli.

Untuk efektif dan efisiennya kegiatan KKG, menurut Sadli, guru-guru akan dikelompokkan ke dalam beberapa Kelompok Belajar (KB).

"Guru akan kami bagi menjadi 8 KB, terdiri dari 6 KB Guru Kelas 1 sampai Kelas 6, 1 KB untuk Guru Matapelajaran SBDP dan PJOK , dan 1 KB untuk Guru PAI dan Bahasa Arab," imbuh Kepala MIN Kampung Beusa yang sekarang telah berubah nama manjadi MIN 19 Aceh Timur itu.

Seperti diberitakan, Pelantikan Pengurus KKG MI Rayon Peureulak periode 2017-2020 baru-baru ini  di Gedung Serbaguna Pemkab Aceh Timur, di Idi Rayeuk, disaksikan oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Aceh yang sedang melakukan kunjungan kerja di Aceh Timur.

Setelah terbentuknya Pengurus KKG Rayon Idi dan Rayon Simpang Ulim nantinya, ketiga pengurus rayon tersebut akan menyusun program kerja tahunan kabupaten. [yyy]