Pembimbing Masyarakat Katolik

Berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia No. 373 tahun 2002, tanggal 16 Agustus tahun 2002 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi dan termasuk di dalamnya salah satu Unit Bimas Katolik dan Kantor Departemen Agama Kab/Kota dan termasuk juga di dalamnya Seksi/Penyelenggara Bimas Katolik. Keputusan Menteri Agama ini kemudian diperbaharui dengan keluarnya KMA nomor 13 Tahun 2012.

Bimbingan Masyarakat Katolik juga merupakan salah satu unit teknis yang mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh adalah salah satu pelayanan teknis yang mempunyai tugas untuk melaksanakan sebagian tugas kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, di bidang urusan Agama Katolik, Pendidikan Agama Katolik dan Penerangan/Penyuluhan Agama Katolik yang objek tugas pelayanannya adalah masyarakat Katolik, yang meliputi seluruh daerah tingkat II Kab/Kota, dalam Wilayah Provinsi Aceh yang terdiri dari 18 Kabupaten dan 5 Kota.

Pelayanan tersebut meliputi pelayanan kehidupan beragama, peningkatan kerukunan hidup beragama dan peningkatan pemahaman, dan penghayatan juga pengembangan nilai-nilai keagamaan Katolik, hal ini berdasarkan Keputusan Menteri Agama No. 373 tahun 2004 Pasal 63 H, 64 dan 29 jelas tercantum tugas Pembimas Katolik pada Kanwil Kementerian Agama Provinsi dan tugas Penyelenggara Bimas Katolik pada Kementeriaan Agama Kab/Kota. Keputusan Menteri Agama ini kemudian disempurnakan dengan keluarnya Keputusan Menteri Agama Nomor 13 Tahun 2012.

Pembimas Katolik

pembimaskatolik

Baron Ferryson Pandiangan, S.Ag.,M.Th.,

NIP. 195740204 200212 1 001

 

Pembimas Katolik yang pernah menjabat di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh antara lain : 

  1. J. Naipospos (1946 – 1970)
  2. Elpan Sianipar, BA (1970 – 1982)
  3. J.J. Sebayang, SH (1982 – 1986)
  4. Sumarsono, S.Pd  (1986 – 1999)
  5. Drs. Halomoan Malau (1999 – 2010)
  6. Baron Ferryson Pandiangan, S.Ag.,M.Th., (4 April 2011 - sekarang)
Tugas Pokok
  1. Melaksanakan Pelayanan, Bimbingan, Pembinaan dan Pengelolaan Sistem Informasi di Bidang Bimbingan Masyarakat Katolik berdasarkan kebijakan teknis yang ditetapkan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama.
  2. Membantu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama dalam menyelenggarakan serta melaksanakan kebijakan dan standardisasi teknis di bidang bimbingan masyarakat Katolik berdasarkan kebijakan yang ditetapkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia.
Fungsi
  1. Melaksanakan tugas bidang bimbingan masyarakat Katolik dalam penjabaran dan pelaksanaan teknis di bidang bimbingan masyarakat Katolik meliputi lembaga dan sarana keagamaan, penyuluhan dan tenaga teknis keagamaan dan pendidikan agama Katolik.
  2. Melaksanakan perumusan standardisasi, pedoman, kriteria dan prosedur di bidang bimbingan masyarakat Katolik.
  3. Melaksanakan tugas penyiapan bahan pelayanan dan bimbingan di bidang bimbingan masyarakat Katolik.
  4. Mengkordinir pelaksanaan tugas bimbingan masyarakat Katolik.
  5. Menyiapkan bahan yang diperlukan dokumentasi dan statistik.
  6. Melaksanakan program kegiatan pembinaan keagamaan Katolik.
Visi dan Misi

Visi:

Terwujudnya masyarakat Katolik Prov. Aceh yang seratus persen Katolik dan seratus persen Pancasilais dalam negara yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.

Visi tersebut dicirikan sebagai berikut:

  1. Terwujudnya masyarakat Katolik yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang maha Kuasa.
  2. Terwujudnya kerukunan hidup beragama masyarakat Katolik dalam bingkai persatuan dan kesatuan.
  3. Tertatanya pranata-pranata keagamaan Katolik.
  4. Terkristalnya semangat kemandirian Masyarakat katolik dan kesetiakawanan sosial atas dasar persaudaraan sejati.
  5. Terwujudnya pemahaman, penghayatan dan pengamalan agama Katolik secara dewasa.
  6. Terwujudnya pemahaman, penghayatan, dan pelaksanaan hak dan kewajiban sebagai warga negara (terutama hak dan kewajiban asasi yang secara eksplisit diatur dalam UUD 1945 yang diamandemenkan)

Misi:

Mengajak masyarakat Katolik untuk berperan serta secara aktif dan dinamis dalam mencapai tujuan pembangunan bangsanya.

Misi tersebut dijabarkan dalam usaha-usaha mengajak masyarakat Katolik Provinsi Aceh untuk:

  1. Mewujudkan masyarakat Katolik yang beriman dan bertaqwa.
  2. Mewujudkan kerukunan hidup beragama masyarakat Katolik dalam bingkai persatuan dan kesatuan.
  3. Menata pranata-pranata keagamaan Katolik.
Kategori Pembimas Katolik
CONNECT & FOLLOW